Halooo Halooo.....!!! Selamat Pagi/siang/sore/malam dimanapun kalian berada !!! //Jadinya kayak Acara TV yak =.="
Pada malam yang amat menyeramkan ini (baca: Malam minggu) terutama bagi para tuna asmara (baca : Jomblo) maupun para Secret Admirer (seperti TS :'v) yang untuk menghibur dan menemani malam yang amat panjang ini. Monggo di-sruput teh nya, jangan kopi ntar begadang // Inget nasehat Bang Rhoma
Nah, Kali ini TS ingin membahas tentang suatu manga yang hmm.. memang sudah terbit cukup lama ini merupakan manga yang dulu pernah TS baca namun entah sudah berapa lama TS melewatkan manga ini. Sampai tiba-tiba TS keinget lagi sama manga ini, dan karena TS lagi pengen nge-blog, maka jadilah Post ini. Wkwkwkwk........ Oke tanpa basa-basi dan ratapan hati (baca: Curhat) lagi, ayo kita bahas Imawa no Kuni no Arisu !!!
Imawa no Kuni no Arisu
(今際の国のアリス)
Alice in Borderland
Berikut halaman pertama dari manga ini yang bagi beberapa orang merupakan salah satu impian mereka untuk menghela nafas sebentar dari segala permasalahan dan pergi ke negeri yang jauh.
Manga ini sendiri bercerita tentang Arisu Ryouhei dengan latar belakang keluarga dimana ia tidak dianggap oleh keluarganya sendiri yang selalu mengagungkan adiknya. Akan tetapi, Ia memiliki sahabat akrab bernama Karube Kaikichi dan Segawa Chouta yang selalu berbagi dengannya.
Suatu hari usai minum-minum, mereka yang sedang berkumpul tiba-tiba melihat kilatan kembang api di tengah malam. Mereka yang tak menyadarinya hanya melihat dan menikmatinya saja tanpa tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Kembang api terakhir itu melesat dengan jauh dan meledak membuat kilatan cahaya yang amat menyilaukan mereka.
Tiba-tiba mereka tersadar dan berada di tempat dengan pemandangan seperti kota mereka, hanya saja tempat itu telah berubah menjadi sebuah kota mati.
Di kota itu, mereka berkeliling dan bersenang-senang sampai muncul kerisauan dalam hati mereka, Bagaimana kalau ini bukan mimpi? Bagaimana bila mereka tidak bisa kembali ?
Di tengah suasana tegang itu, mereka berjalan dan mampir ke sebuah festival yang diadakan di kuil.
Kemunculan seorang wanita dari WC (//oke itu gak keren sama sekali =.=") membuat mereka menyadari kenyataan bahwa mereka terjebak ke sebuah dunia yang asing dan harus memainkan sebuah "Game" untuk bertahan hidup.
Peraturan game nya adalah tiap player diharuskan menarik sebuah undian yang di dalamnya terdapat soal-soal untuk diselesaikan agar dapat bertahan hidup sebelum seluruh lampion yang ada padam.
Dan jumlah selisih dari jawaban yang benar dengan jawaban peserta akan melontarkan panah api yang sedemikian banyaknya. Soal di atas masih lebih mudah, coba bayangkan bila soal yang didapat seperti ini,
Dan apabila kita menjawab dengan selisih yang jauh, maka kita akan mendapatkan
Di tengah suasana genting di dalam api akibat lontaran 420 panah itu, Arisu mencoba untuk menarik peruntunganya dan ia mendapatkan kertas ramalan bertuliskan "Sangat Buruk". Sesuatu yang hampir mustahil dijawab, mereka hanya bisa menunggu maut. Namun, tiba-tiba Arisu menyadari suatu hal yang akan membuatnya mengatasi masalah ini.
(Yey! Tokoh utama kita mulai menunjukkan taringnya. TS suka cara mangakanya mengeluarkan kemampuan terpendam Arisu secara perlahan namun "Critical!")
Berkat kemampuan pengamatannya yang luar biasa,yang mampu menyadari dan menganalisis apa yang tak bisa dirasakan orang lain adalah bukti kepekaannya terhadap sekelilingnya. Arisu berhasil membawa teman-temannya ke tempat aman dan menyelesaikan game dengan baik.
Lebih lanjut, Shibuki menjelaskan tentang Borderland sepanjang yang ia tau dan juga tentang Visa yang Arisu dkk dapatkan. Visa itu adalah sebuah surat izin hidup bagi mereka yang berada di Borderland yang didapatkan sesuai jumlah level game yang telah diselesaikan (Bagi Arisu dkk yang mendapatkan 3 keriting berarti Visa hidup selama 3hari). Dan apabila Visa itu telah habis, sebuah sinar dari angkasa akan menembus kepala mereka and Dieee.....
Silahkan baca kelanjutannya di Toko Buku atau di Tempat baca manga online terdekattt.......
Oke, Sekian Review dari Story nya, sekrang kita akan membahas peraturan dari Borderland ini.
1. Terdapat 4 jenis Tipe game disini yang dilambangkan dengan jenis-jenis kartu Trump atau kartu remi (Biar gak pada ngira Donald Trump)
2. Dan masing-masing jenis kartu memiliki jenis "Game" yang berbeda, seperti permainan dengan otak, permainan yang mengandalkan kekuatan otot, permainan yang memerlukan keseimbangan dan kerja sama, serta yang paling tragis adalah permainan dengan unsur Psikologis dimana kita dihadapkan pada pilihan "Kill or Be Killed".
3. Tiap pemain harus menyelesaikan "game" untuk mendapatkan "Surat Hidup" agar mereka dapat tetap hidup di Borderland atau kalau tidak, selamat kamu akan merasakan sensasi sinar laser yang menembus tengkorakmu.
Sementara itu, karakter-karakter dalam manga ini keren-keren dan memiliki ideologi masing-masing dalam menjalani hidup mereka di Borderland.
Sebut saja, Karube Kaikichi
Si Badass satu ini emang keren abis dan dapat dengan tenang menyelesaikan masalah di depannya. Dan paling penting ia memiliki rasa ikatan persahabatan yang kuat dengan Arisu dan lainnya. Contoh teman yang luar biasa yang takkan pernah meninggalkan sahabatnya seburuk apapun dia dan masalah yang ia hadapi. Take my proud of you!
Kedua, Segawa Chouta
Bisa kita lupakan saja dia dan tampang bodohnya yang hanya pelawak dalam kelompok Alice? Yah, meski begitu dia memiliki rasa persahabatan yang kuat juga dengan yang lainnya.
And Last but not least, Ladies and Gentlemen, Here it is Our Main Character :
Arisu Ryouhei
Arisu merupakan tokoh utama yang lemah, payah dan gampang menyerah pada awal-awal cerita, namun akhirnya perlahan ia menunjukkan kemampuan pengamatan, "taringnya" seperti kalimat "Pahlawan selalu datang belakangan" dan berhasil mencari cara keluar dari "Game" mengerikan itu tentu dengan bantuan teman-temannya.
Perlahan ceritanya makin berkembang hingga MC kita ini terbiasa melewati berbagai kesulitan dan tragedi pahit dalam melewati berbagai "Game", sehingga menjadi orang yang 180 derajat berbeda karena terbiasa berada di dunia yang kelam, Borderland untuk hidup dan membalaskan dendam teman-temannya dengan mencari tahu siapa dalang dari Game Amoral itu.
Karena selain konflik yang dimasukkan amat ruwet, manga ini juga menuntuk pembaca untuk berpikir mengenai jalan keluarnya dan juga seolah merasakan apabila kita menjadi si Tokoh utama, seperti yang diharapkan dari Genre Psychological dan Tragedy. Manga ini juga mengajarkan tentang artinya pertemanan dan persahabatan ketika kita menghadapi masa-masa sulit.
Namun, di kasus berikutnya akan menjadi perpisahan yang menyedihkan antar karakter ini.....
Sekian Review dari saya, sampai jumpa lagi di Review berikutnya lagi.





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar