Holaaa...!!! Kali ini TS kembali lagi bersama kalian! Cuaca belakangan ini memang tak pasti, sebentar hujan sebentar tidak, tak lama hujan turun lagi dibawah payung hitam ku berlindung...... //Jeh,malah nyanyi--pake lagu lama lagi -_-".
Oke hiraukan TS barusan, Nah hari ini angin asoy-asoy bertiup semilir dari jendela kamar TS, TS mau nanya apa kalian semua sudah pernah baca manga yang telah TS sebutkan di post sebelumnya? Kalau sudah, bagaimana menurut kalian? Seru? Asyik? atau justru bikin perut berasa dikocok? Sesuai janji TS pada post sebelumnya, TS akan memberikan Biografi singkat mengenai Sang Maestro Horror yang luar biasa, siapa lagi orangnya kalau bukan Junji Ito? Berikut ini adalah Biografi dari Sang Maestro.
Junji Ito, merupakan seorang pria berumur 53 tahun yang lahir di Prefektur Gifu, tepatnya Nakatsugawa. Ketertarikan Junji Ito oleh dunia horror dimulai sejak dia duduk di
bangku sekolah, ketika kakak perempuannya meminjami Junji Ito
sebuah manga karya Umezu Kazuo. Selain itu, Sang Maestro juga tertarik dengan cara kakak perempuannya menggambar manga. Kedua hal inilah yang pada akhirnya menginspirasi Junji Ito untuk menciptakan sebuah manga horror buatannya sendiri.
Semenjak saat itu, Junji Ito bekerja sebagai teknisi alat-alat dokter gigi sambil menekuni hobinya, yakni membuat manga. Pada tahun 1987, Majalah Gekkan Halloween, yang baru saja terbentuk, mem-publish karya-karya mangaka dalam negeri, dan mereka juga membuat Umezu award, dan berhasil dimenangkan oleh Junji Ito dengan jurinya, Sang Idola,Umezu Kazuo sendiri.
Saat itulah Junji Ito membuat debut manga-nya yang berjudul Tomie dan mengirimkannya ke majalah tersebut. Tomie menghasilkan “Umezu Kazuo Prize” sebagai honorable mention kepada
Junji Ito, dan pada awal tahun 90an, Junji Ito memutuskan untuk
menghentikan pekerjaannya sebagai teknisi alat-alat dokter gigi dan
berfokus untuk membuat manga.
Obsesinya
yang paling umum adalah tentang keindahan, rambut panjang, dan
gadis-gadis cantik, terutama di Tomie dan Flesh-Colored koleksi Horror
komiknya. Sebagai contoh: Gadis yang ingin mempertahankan kecantikannya bahkan dengan membunuh orang lain. Dunia Ito juga sangat kejam dan berubah-ubah; Tokoh-tokohnya terkadang menjadi korban kecelakaan atau peristiwa yang amat absurd & sadis. Hasil kerja keras terpanjangnya, tiga volume Uzumaki, adalah tentang obsesi sebuah kota
dengan spiral: orang menjadi terpesona , takut, dan
dikonsumsi oleh kejadian yang tak terhitung jumlahnya dari spiral di
alam. Uzumaki sukses membuat para pembaca merasakan suasana yang menakutkan dan mengerikan.
Sejak saat itu, Junji Ito seringkali mem-publish beberapa
karyanya ke beberapa majalah-majalah mingguan terkenal di Jepang. Ceritanya yang paling terkenal adalah serial
“Uzumaki” di “Mingguan Big Comic Spirits” pada tahun 1998 dan serial
“Gyo” di majalah “Spirits” pada tahun 2001.
Manga-manga karya Sang Maestro pun ada yang diadaptasi menjadi film. Film terakhir tempat Junji Ito menunjukkan sepak
terjangnya adalah pada film bertemakan boneka menyeramkan yang berjudul
“Marronnier”, dimana Junji Ito membuat desain karakternya dan beberapa
kali muncul sebagai figuran. Film ini ditayangkan hingga ke San
Francisco International Film Festival and NY Asian film Festival.
Bahkan karya Sang Maestro sendiri juga ada yang diadaptasikan menjadi game! Yang pertama berjudul Uzumaki: Denshi Kaiki Hen (うずまき 〜電視怪奇篇〜 Spiral -Power Vision Strange Edition) yang dirilis pada Februari 2000, sedangkan yang kedua berjudul Uzumaki: Noroi Simulation (うずまき 〜呪いシミュレーション〜 Spiral -Curse Simulation) pada Maret 2000. Jika seri yang pertama menceritakan kembali kejadian di manga-nya, seri yang kedua mengharuskan para pemain untuk menyebarkan virus spiral! Hiiii!!!
Bahkan, saat ini Junji Ito sedang bekerja sama perusahaan pembuat Video Game
legendaris, Pokemon, untuk membuat halaman web “kowapoke” (Kowai
Pokemon) yang artinya Pokemon menyeramkan, yang didesikasikan untuk
membuat Pokemon bertipe hantu lebih menyeramkan.
Sekian dulu Biografi dari pria dengan julukan “Japanese Courage the Cowardly Dog” ini. Semoga dapat menambah wawasan kalian dan rasa penasaran akan manga horror dalam rangka Halloween ini. Tiati di kolong ranjang ada yang ngintip. Hihi~~!
Minggu, 30 Oktober 2016
Sabtu, 29 Oktober 2016
Review Manga Horror
Haloo
semuanya !!! Perkenalkan ane seorang blogger baru di dunia per-Blog an. Sebagai
pendatang baru seenggaknya ane akan mengenalkan diri sebentar, ane merupakan
seorang pelajar biasa yang memiliki hobi membaca—terutama komik— , menonton
film, dan mendengar musik.
Nah
karena sebentar lagi akan Halloween, maka ane akan memberikan daftar manga
horror yang akan membuat jantung kalian berdetak kencang dan perut kalian akan
merasa teraduk-aduk oleh Sense khas Horror
& Gore dari Sang Maestro yang telah dikenal luas dalam
dunia horror. Yup! Siapa lagi? Junji Ito-lah orangnya. Berikut ini ane akan
memberikan beberapa recommend manga Horror
& Gore yang terbaik menurut
ane.
- The Human Chair
Human Chair merupakan sebuah manga
pendek yang bercerita tentang seorang penulis di Zaman Taisho, Togawa Yoshiko
yang menerima sebuah surat terror yang menceritakan tentang sebuah sofa yang
didalamnya terdapat seseorang yang dengan sengaja masuk ke dalam sofa buatannya
dan tinggal di dalam sofa itu. Secara terus - menerus Yoshiko menerima berbagai
surat terror lainya. Sampai suatu hari terjadi sebuah kasus yang amat
mengejutkan.
2. Yami no Koe (Voices in the Dark)
Yami
no Koe merupakan sebuah Antilogi yang berisi kumpulan karya-karya one-shot dari
Sang Maestro yang dibukukan. Antilogi ini diawali dengan cerita pertama yang
bercerita seorang gadis yang berniat diet akibat putus dari pacarnya hingga
tubuhnya amat kurus. Suatu hari sang gadis bermimpi aneh dan kemudian ia
bertemu dengan seorang temannya yang
bernasib sama seperti dirinya, tak disangka pertemuannya akan menjadi awal dari
sesuatu yang amat mengerikan.
3. Flesh Coloured Horror
Cerita
ini dalam Antalogi Flesh Coloured Horror
ini dimulai ketika seorang gadis remaja yang baru putus dari sang pacar dan
ingin memotong rambut panjangnya, namun karena tak rela akan dipotong maka
rambut miliknya itu hidup dan ……
4. Lingering Farewell
Ma
no Kakera atau Lingering Farewell yang menurut ane merupakan salah satu karya terbaik
sang Maestro karena ceritanya memiliki plot twist yang sangat mengejutkan. Selain
itu, juga karena gambarnya sendiri tidak memiliki unsur Gore yang sadis, yang
menurut ane menjadi nilai plus bagi cerita ini.
Cerita
ini berkisah tentang seorang gadis yang menikah dengan seorang putra dari
keluarga kaya yang akhirnya mengetahui rahasia menakutkan dari keluarga
pasangannya tersebut. Cerita ini memiliki Ending yang pasti akan membuat mulut kalian ternganga.
5. Tomio - Red Turtleneck
Cerita berawal ketika Tomio dengan pacarnya pergi ke sebuah peramal untuk meramal hubungan percintaan mereka,namun sang peramal mengatakan bahwa hubungan percintaan mereka takkan berjalan mulus. Tak berapa lama setelah putus dari pacarnya, Tomio telah menjalin cinta dengan sang peramal. Namun ternyata Tomio dijebak dan sang peramal memutuskan leher dari si Tomio dengan rambutnya.
6. Long Dream
Seorang gadis bernama Mami di rumah sakit di mana dia sedang menunggu operasi otak. Dia mengklaim bahwa personifikasi kematian telah mengunjungi dan bahwa dia akan segera mati. Dia meminta dengan Dr. Kuroda untuk menyelamatkannya, tapi Kuroda percaya dia adalah delusi. Pria yang mengunjunginya sebenarnya pasien lain, Tetsuro Mukoda.
Mukoda memiliki mimpi buruk yang mengerikan yang, meskipun hanya berlangsung satu malam, adalah setara dengan satu tahun atau lebih dalam mimpinya. Para dokter tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan dia, tapi setiap malam, mimpi-mimpinya menjadi satu tahun lagi. Seiring waktu, peristiwa yang terjadi kemarin sekarang tampak seperti lima puluh tahun atau lebih yang lalu dia, dan dia mulai berbicara seolah-olah ia berasal dari abad yang berbeda. Dia usia terlihat seperti orang yang sangat tua.
Mukoda memiliki mimpi buruk yang mengerikan yang, meskipun hanya berlangsung satu malam, adalah setara dengan satu tahun atau lebih dalam mimpinya. Para dokter tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan dia, tapi setiap malam, mimpi-mimpinya menjadi satu tahun lagi. Seiring waktu, peristiwa yang terjadi kemarin sekarang tampak seperti lima puluh tahun atau lebih yang lalu dia, dan dia mulai berbicara seolah-olah ia berasal dari abad yang berbeda. Dia usia terlihat seperti orang yang sangat tua.
Yah,kira-kira cukup segini dulu Refrensi manga Horror & Gore-nya, nanti akan di-update lagi bila ada kesempatan bersamaan dengan Biografi dari Sang Maestro, Junji Ito. Dan untuk kalian yang merupakan penggemar baru Sang Maestro yang sama seperti TS, maka TS menyarankan sebaiknya kalian membaca manga Ma no Kakera yang tidak terlalu sadis seperti manga lainnya.
Selamat malam ~~!
Langganan:
Komentar (Atom)








